Bagaimana Cara Mengatur Barang di Bagasi Mobil agar Tidak Penuh saat Mudik?

Lebaran 2025 sebentar lagi dan artinya musim mudik akan segera tiba. Seperti biasa, jutaan masyarakat Indonesia akan pulang ke kampung halaman masing-masing untuk berkumpul dan merayakan hari raya Idul Fitri bersama keluarga.
Tapi, mengatur banyaknya barang bawaan sering kali jadi tantangan tersendiri, apalagi jika Anda memutuskan untuk pergi bersama keluarga. Jika Anda tidak mengaturnya dengan baik, bagasi mobil bisa cepat penuh, berantakan, bahkan sulit ditutup.
8 Tips Mengatur Barang di Bagasi Mobil saat Mudik
Agar tidak merepotkan dan mengganggu kenyamanan berkendara, berikut ini beberapa tips yang bisa Anda lakukan dalam mengatur barang di bagasi mobil saat bepergian jauh:
-
Kosongkan Area Bagasi dan Bersihkan
Langkah pertama sebelum mengatur barang adalah mengosongkan dan membersihkan bagasi. Dengan begitu, Anda bisa melihat kapasitas yang tersedia serta menyingkirkan barang yang tidak perlu.
Gunakan penyedot debu portable dengan nossle kecil untuk membersihkan debu dan kotoran, terutama di sudut-sudut dan bawah tepi karet tutup bagasi.
Jika ada noda membandel pada karpet bagasi, bersihkan dengan larutan cuka dan air atau pembersih khusus jok mobil.
-
Pertimbangkan Daya Muat Mobil
Setiap mobil memiliki batas muatan yang tidak boleh dilampaui. Beban berlebih tidak hanya membuat mobil terasa lebih berat, tetapi juga meningkatkan konsumsi bahan bakar.
Sebelum memasukkan barang, perhatikan dulu jumlah penumpang serta periksa buku manual kendaraan untuk mengetahui daya muat maksimal kendaraan Anda. Nah, pastikan Anda tidak melebihi batas ini agar perjalanan mudik tetap aman dan nyaman.
-
Masukkan Koper Besar Terlebih Dahulu
Setelah bagasi kosong dan bersih, langkah berikutnya adalah menyusun barang dengan strategi yang tepat.
Anda bisa mulai dengan menempatkan koper berukuran besar terlebih dahulu. Hal ini akan membantu Anda mengoptimalkan ruang dan mencegah koper bergeser selama perjalanan.
-
Hindari Meletakkan Barang Mudah Pecah di Bagian Bawah
Jika Anda berniat membawa barang elektronik (seperti laptop, kamera, dan lain-lain) atau barang mudah pecah, sebaiknya jangan diletakkan di tumpukan bawah.
Pasalnya, getaran selama perjalanan dapat meningkatkan risiko kerusakan, belum lagi jika berbenturan dengan barang bawaan lainnya. Sebagai solusi, gunakan tas khusus dengan lapisan bantalan pelindung yang tebal, kemudian letakkan di bagian atas bagasi.
-
Gunakan Organizer yang Dapat Dilipat
Agar lebih rapi dan efisien, Anda bisa memanfaatkan tempat penyimpanan atau box organizer yang dapat dilipat.
Wadah ini bisa Anda gunakan untuk menyimpan barang-barang kecil seperti makanan ringan, perlengkapan bayi, atau aksesori perjalanan. Ketika sudah tidak digunakan, Anda dapat melipatnya sehingga tidak memakan banyak ruang.
-
Manfaatkan Jaring Kargo atau Bracket
Selama perjalanan jauh, printilan seperti kotak P3K, senter, payung portable, dan lain sebagainya sangat mudah bergeser dan berguling. Hal ini dapat menyebabkan isi bagasi berantakan dan Anda jadi sulit mencari barang saat membutuhkannya.
Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan jaring kargo atau bracket guna meletakkan barang-barang printilan tersebut.
-
Gunakan Roof Box untuk Barang Besar
Roof box adalah wadah tambahan yang biasanya dipasang di bagian atas mobil untuk menyimpan barang bawaan berukuran besar yang tidak muat di bagasi. Agar pemasangannya aman dan stabil, lakukan beberapa tips ini:
-
Pastikan mobil Anda memiliki roof rail sebagai penyangga dan pengaman agar barang tidak jatuh.
-
Jangan lupa, posisikan roof box cukup jauh ke depan agar pintu bagasi tetap bisa dibuka dengan leluasa.
-
Berkendaralah dengan halus dan hindari akselerasi serta pengereman mendadak.
-
Pastikan Distribusi Berat Seimbang
Selain memperhatikan susunan barang, Anda juga perlu memastikan distribusi berat yang seimbang antara sisi kanan dan kiri mobil. Jika berat tidak merata, kendaraan bisa miring ke satu sisi dan mempengaruhi stabilitas saat dikendarai.